Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

in the transience of life

  Hari ini aku iseng menelusuri Google Maps sebuah pemakaman elit. Banyak kerabat mendiang menandai makam keluarganya di sana. Satu per satu nama ku telusuri jejak hidupnya. Jejak hidup mereka seolah masih hangat, tersimpan rapi di internet: potongan kenangan, foto, kisah, dan jejak kehidupan yang tampaknya dijalani dengan baik. Mereka (kurasa) menjalani hidup yang baik, sangat kecukupan dan mendapatkan cinta yang layak. Pemakaman elit itu pasti diisi oleh mendiang dengan finansial keluarga yang berada. Dari jejak hidup yang ku pelajari juga begitu; titel pekerjaan yang bagus, menikah di hotel mewah, kehidupan yang secara material sangat layak.  Namun, di kesementaraan hidup ini, seseorang yang punya segalanya pun tidak membawa apapun dalam kematiannya. Mereka kembali apa adanya. Tubuh yang dirawat, dijaga, dan dibanggakan pun pada akhirnya akan luruh, pelan-pelan kembali ke alam, menjadi bagian dari siklus yang tak pernah memilih status. Pada titik itu, mereka mempersembahkan...