“..Jadilah pemaaf, perintahlah (orang-orang) pada yang makruf..” (Al-Araf:199) “…Maka, maafkanlah mereka dan biarkanlah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang muhsin.” (Al-Maidah:13) “…Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nur:22) “..dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Ali-Imran:134) “…siapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya dari Allah..” (As-Syuara:40 Aku mengutip banyak ayat perihal memaafkan, untuk melapangkan dadaku dari amarah dan dendam yang mengendap. Bahwa sesungguhnya manusia tidak luput dari kesalahan demi kesalahan setiap helaan nafas. Maka, memaafkan adalah jalan ampunan Allah. Bahwa Allah maha melihat dan maha mengetahui, apapun yang ada di dunia ini tidak pernah luput dari penglihatan-Nya. Maka, aku harusnya tak p...
Langit dan batin saling bersilang, seperti dua cermin yang tidak pernah benar-benar sepakat. (i) Malam baru saja bertahta di angkasa. Sayup-sayup puji-pujian terdengar di mikrofon masjid. Di waktu yang menenangkan itu, aku membaringkan diriku di atas genteng, membiarkan angin membelai kulitku dengan lembut. Angin malam juga turut menggerakkan daun-daun taman di atas gentengku, lalu ranting dan pohon di sebelah rumahku. Sudah cukup lama aku tidak ke genteng dan melihat langit, rutinitas yang dulu aku kerap lakukan untuk menjernihkan pikiran, atau meredam emosi, atau hanya ingin melamun mencari ketenangan. Dulu rasanya setiap hari batinku selalu bergejolak, dan melihat langit adalah salah satu cara meredakannya. Sambil melihat langit, aku menumpahkan perasaanku, menangis tanpa suara. Sudah lama sekali sejak batinku bergejolak, kini rasanya sudah jauh lebih tenang terkendali. Aku tidak bisa mengatakan aku sudah pulih sepenuhnya, tapi aku yakin aku menuju ke tahap itu. Semesta ...