Langsung ke konten utama

Dalam Sebuah Bab Panjang Tentang Memaafkan



 “..Jadilah pemaaf, perintahlah (orang-orang) pada yang makruf..” (Al-Araf:199)

“…Maka, maafkanlah mereka dan biarkanlah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang muhsin.” (Al-Maidah:13)

“…Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nur:22)

“..dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Ali-Imran:134)

“…siapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya dari Allah..” (As-Syuara:40


Aku mengutip banyak ayat perihal memaafkan, untuk melapangkan dadaku dari amarah dan dendam yang mengendap. Bahwa sesungguhnya manusia tidak luput dari kesalahan demi kesalahan setiap helaan nafas. Maka, memaafkan adalah jalan ampunan Allah. Bahwa Allah maha melihat dan maha mengetahui, apapun yang ada di dunia ini tidak pernah luput dari penglihatan-Nya. Maka, aku harusnya tak pernah ragu akan janji dan jaminan dari-Nya.


Memaafkan adalah fase yang amat panjang. Hingga detik aku menulis ini, aku masih belajar untuk sepenuhnya melapangkan dadaku. Ingatan menyakitkan seringkali menyeruak di waktu-waktu tertentu. Manusiawi kah dalam proses pembelajaran panjang ini? Atau hatiku yang terlalu ‘toxic’ memulai hal-hal baik?


Aku banyak disakiti, dan mungkin juga menyakiti. Bagian otak terkadang memutar ulang memori yang ingin kubakar habis. Sesuatu seperti mengingat tiba-tiba itu di luar kendaliku. Aku masih harus banyak belajar untuk menanggapi memori itu dengan baik. Mungkin dengan pelajaran memaafkan. Memaafkan berarti juga memulihkan, kan? 


me·ma·af·kan v memberi ampun atas kesalahan dan sebagainya; tidak menganggap salah dan sebagainya lagi


Dari kamus kbbi memaafkan juga berarti “Tidak menganggap salah”. Artinya juga tidak mengungkit. Bukankah dunia ini dan hukum cukup tegas untuk menjelaskan salah dan benar? Aku benar- benar tidak mengerti. Masih banyak hal yang harus kupelajari perihal memaafkan. Mungkin akan jadi pelajaran seumur hidup.


Dalam bab panjang tentang memaafkan, rupanya aku bodoh dan tidak tahu apa-apa. Tapi aku mau terus mencoba sebagai upaya mendamaikan hatiku. Dan lagi, si pendosa ini juga butuh ampunan. Aku mau diampuni Tuhan.


Mungkin selama ini aku terlalu sibuk mencari cara memaafkan orang lain, sampai lupa bahwa ada satu orang yang juga perlu aku maafkan: diriku sendiri. 


Jika aku tidak mampu menegakkan keadilan atas luka-luka itu, mungkin memang bukan itu tugasku. Ada keadilan yang berada di luar jangkauan manusia. Dan Tuhan tidak pernah lalai menghitung apa pun


Maka mungkin memaafkan bukan hanya tentang orang lain. Memaafkan adalah perjalanan panjang untuk memulihkan diriku sendiri. Menerima diriku sendiri, dengan sejujur-jujurnya, dengan apa adanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Supernova

  Million bulbs in the void, bursts into a piece as its light disperse, like a supernova, we dwell in the fading light, fight against gravity and grow red, restart, become blue with fury, sedated by dark, concourse into the blackhole, turning it into a singularity, succumbing to the demise, reconciled with eternity. We were once scintilation, before we collapse into one, so what are we now? -vic

Cerita tentang Merpati dan Mawar Putih

Suatu hari ada seekor merpati yang jatuh cinta kepada setangkai mawar putih. Setiap hari merpati berusaha untuk mengungkapkan perasaannya itu kepada mawar putih. Tapi mawar putih tidak pernah merespon merpati. Bahkan mawar merah pernah berkata kepada merpati : "Aku tidak akan pernah bisa mencintaimu Merpati ! Tidak Akan !" Kendati begitu, Merpati tidak mau menyerah, setiap hari dia datang kepada mawar putih untuk mengungkapkan perasaannya. Taletapi tak sama sekali membuka hati mawar putih. Mawar putih selalu menolak merpati. Sampai pada suatu hari, ketika merpati mendatangi mawar putih yang kesekian kalinya untuk menyatakan perasaannya, Mawar putih berkata pada merpati "Aku akan bisa mencintimu, tapi dengan satu syarat, kau harus mengubahku menjadi mawar merah !". Merpati pun menyanggupi persyaratan itu, walaupun ia tak yakin bahwa ia bisa untuk mengubah mawar putih menjadi mawar merah, tapi ia akan berusaha memikirkan seribu cara. Karena ia begitu mencintai mawar p...

Aurora Borealis

Aurora adalah Fenomena pancaran cahaya yang Menyala-nyala pada Lapisan Inionosfer dari sebuah Planet akibat adanya sebuah interaksi pada medan magnetik. Pada Motologi Romawi Kuno Aurora adalah dewi Fajar yang muncul setiap hari dan terbang melintasi langit untuk menyambut terbitnya matahari. Menurut Teori Bejamin Franklin misteri Cahaya Utara disebabkan oleh Konsentrasi muatan listrik pada daerah kutub yang didukung oleh salju dan uap air. Aurora Borealis sering muncul pada bulan Maret-April atau Agustus-Oktober. Fenomena ini terjadi pada lapisan Inionosfer bumi akibat medan magnetik dan partikel yang dipancarkan oleh matahari. Sumber utamanya adalah angin matahari yang melewati bumi. Pada saat aurora Borealis terjadi matahari seolah-olah terbit disebelah utara. Arora paling spektakuler yang terjadi sepanjang sejarah adalah yang terjadi pada tanggal 28 Agustus dan 2 September 1859. Aurora Borealis memang telah lama menarik perhatian berbagai ilmuwan. Salah satunya Andre C...